Sabtu, 07 Juni 2014

Konseling Ketidaknyamanan pada masa kehamilan

Panduan konseling ketidaknyamanan pada masa kehamilan
NO
BUTIR YANG DINILAI


A
SIKAP DAN PERILAKU

1
Memberi salam kepada ibu dan keluarga dengan sopan dan ramah

2
Memperkenalkan diri

3
Menjelaskan maksud dan tujuan serta prosedur pelaksanaan

B
CONTENT/ ISI

4
Menggali permasalahan yang dikeluhkan pasien
Menanyakan keluhan yang dirasakan saat ini; “Ibu ada yang bisa saya bantu…”

5
Mengklarifikasikan masalah yang dikeluhankan pasien
Merefleksikan dan merangkum kembali keluhan dengan bahasa bidan

6
Bersama-sama antara bidan dan pasien membahas dan menemukan solusi dari keluhan yang dialami pasien
a.    Menjelaskan penyebab keluhan
b.    Cara meringankannya
c.    Tanda bahaya yang muncul

7
Menjelaskan pada pasien bahwa keluhan yang dirasakan merupakan keluhan fisiologi yang sering muncul dalam masa kehamilan

8
Memberikan kesempatan pada pasien untuk menanyakan kembali berbagai hal yang belum dipahami dan mengungkapkan pendapatnya

9
Melakukan evalusi pada pasien untuk mengukur tingkat pemahaman dari konseling  yang telah diberikan
Cara yang digunakan dapat dengan cara menanyakan kembali apa yang telah disampaikan bidan pada pasien

10
Menyimpulkan materi konseling dengan pasien

11
Membuat janji pertemuan sebagai betuk follow up

C
TEKNIK

12
Melaksanakan perasat dengan sistematis

13
Teruji menggunakan bahasa yang mudah dimengerti

14
Menjaga privasi


TOTAL SCORE



Keputihan
Dapat terjadi pada trimester I, II dan III
a.         Dasar anatomis fisiologis
1.    Hiperplasia mukosa vagina
2.    Peningkatan produksi lendir dan kelenjar endoservikal sebagai akibat dari peningkatan kadar estrogen
b.        Cara meringankannya
1.    Tingkatkan kebersihan dengan mandi setiap hari
2.    Memakai pakaian dalam yang terbuat  dari katun lebih kuat daya serapnya
3.    Hindari pakaian dalam dan pantyhose yang terbuat dari nilon
c.         Tanda bahaya
1.    Jika sangat banyak atau baunya menyengat atau berwarna kuning/abu- abu (bbrp penyakit kelamin, cervicitis,  vaginitis)
2.    Pengeluaran cairan (selaput ketuban pecah)
3.    Perdarahan per vagina (abruptio placenta, placenta previa, lesi pada servik atau vagina)
     "lendir campur darah/bloody show” 



Referensi :
Materi Kuliah Kebidanan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar