Sabtu, 26 April 2014

Manajemen Kebidanan menurut Varney


Manajemen Kebidanan

1. Pengertian
Merupakan pendekatan yang digunakan oleh bidan dalam menerapkan metode pemecahan masalah secara sistematis, mulai dari pengkajian, analisis data, diagnose kebidanan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Prinsip proses manajemen kebidanan :
1.      Secara sistematis mengumpulkan dan memperbaharui data yang lengkap dan relevan dengan melakukan pengkajian yang komprehensif terhadap kesehatan setiap klien, termasuk mengumpulkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik.
2.       Mengidentifikasi masalah dan membuat diagnose berdasarkan interpretasi data dasar
3.       Mengidentifikasi kebutuhan terhadap asuhan kebidanan dalam menyelesaikan masalah dan merumuskan tujuan asuhan kebidanan bersama klien
4.       Member informasi dan support sehingga klien dapat membuat keputusan dan bertanggung jawab terhadap kesehatannya
5.       Membuat rencana asuhan yang komprehensif bersama klien
6.       Secara pribadi bertanggung jawab terhadap implementasi rencana individu
7.       Melakukan konsultasi, perencanaan dan melaksanakan manajemen dengan kolaborasi dan merujuk klien untuk mendapat asuhan selanjutnya
8.       Merencanakan manajemen terhadap komplikasi tertentu, dalam situasi darurat dan bila ada penyimpangan dari keadaan normal
9.       Melakukan evaluasi bersama klien terhadap pencapaian asuhan kesehatan dan merevisi rencana asuhan sesuai dengan kebutuhan

Langkah – langkah manajemen kebidanan :

Langkah I (Pengumpulan data dasar)
Teknik pengumpulan data ada 3 :
o   Observasi , pengumpulan data melalui indera
o   Wawancara, pembicaraan terarah yang umumnya dilakukan pada pertemuan tatap muka
o   Pemeriksaan, dengan memakai alat/instrument
o   Secara garis besar, data dibagidua :
Data subjektif & data objektif

Langkah II : Interpretasi data dasar

o   Data dasar yang sudah dikumpulkan diinterpretasikan sehingga ditemukan masalah atau diagnose yang spesifik
o   Langkah awal dari perumusan masalah/diagnosa : menggabungkan & menghubungkan data satu dengan yang lain sehingga tergambar fakta
o   Masalah/dagnosa : suatu pernyataan dari masalah pasien/klien yang nyata atau potensial dan membutuhkan tiindakan

Langkah III : Mengidentifikasikan diagnosa atau masalah potensial

o   Kita mengidentifikasikan masalah atau diagnose potensial lain berdasarkan rangkain masalah dan diagnosa yang sudah diidentifikasi

Langkah IV : Mengidentifikasi dan menerapakan kebutuhan yang memerlukan penanganan segera

Data menunjukan situasi emergensi dimana bidan perlu bertindak segera demi keselamatan ibu & bayi, beberapa data menunjukkkan situasi yang memerlukan tindakan segera sementara menunggu instruksi dari dokter

Langkah V : Merencanakan asuhan yang komprehensif / menyeluruh

o   Keputusan yang dibuat dalam merencanakan suatu asuhan yang komprehensif harus merefleksikan alasan yang benar, berlandaskan pengetahuan, teori yang berkaitan & up to date serta divalidasikan dengan asumsi mengenai apa yang diinginkan wanita tersebut & apa yang tidak diinginkan.
o   Dibuat pola piker dengan langkah : tentukan tujuan tindakan yang akan dilakukan yang berisi tentang sasaran/target dann hasil yang akan dicapai, selanjutnya ditentukan secara tindakan sesuai dengan masalah/diagnose dan tujuan yang akan dicapai

Langkah VI : Melaksanakan perencanaan

o   Dilaksanakan secara efisien dan aman. Perencanaan ini bisa dilakukan seluruhnya oleh bidan atau sebagian dilakukan oleh bidan dan sebagian lagi oleh klien atau anggota tim kesehatan lainnya
o   Manajemen yang efisien akan menyingkat waktu, biaya dan meningkatkan mutu asuhan

Langkah VII : Evaluasi

Evaluasi keefektivan dari asuhan yang sudah diberikan meliputi pemenuhan kebutuhan akan bantuan apakah benar-benar telah terpenuhi sesuai dengan kebutuhan sebagaimana telah diidentifiikasi di dalam masalah dan diagnosa


Referensi :
Materi Kuliah Kebidanan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar